Monday, May 2, 2011

Bunga Trotoar

Pernahkah terbayangkan olehmu tentang mereka…….
Saudara kita yang hidup di pinggir sana
Terhempas oleh kejamnya nafas kehidupan dunia
Tersisih oleh kerasnya perkembangan zaman
Terbuang hanya karena bebasnya persaingan
Tertindas haknya hanya karena kaum bawahan
          Ayo ……terbangkan kepak sayapmu
          Kuatkan cengkeraman cakar kakimu
          Pertajam sorot lemah matamu
          Demi secerah harapan hidup sekarang dan kelak datangmu
Sesuap nasi dan seteguk air kau peroleh susah payah
Satu tujuan ……meringankan beban ibu dan ayah
Walau sampai bermandi peluh dan berkeringat darah
Nilai kau peroleh tak sebanding kau usahakan telah
Seakan keuntungan berpihak sebelah
Namun tiada seucap kata keluar dari bibir keluh kesah
          Canda tawa, sendau gurau kesenangan
          Dambaan idaman setiap insan
          Hilang musna ditelan deras hujan
          Hujan…..hujan kepanasan
Anak jalanan………
Betapa nasibmu demikian
Arungi bahtera kehidupan di tengah keramaian
Terengah nafas berkelanjutan
Merangkak dalam sekecil pun bayaran
          Bangku sekolah tak terselesaikan
          Akibat minimnya perekonomian
          Bahkan rumah pun ikut dikorbankan
          Sebagai ulah para pemimpin gila kekuasaan
          Tidur di emperan atau kolong jembatan
          Tak menjadikanmu beban
          Walau harus berteman dengan…..
          Lalat dan nyamuk haus darah kelaparan
Hai…….. para dermawan
Bantuanmu sangat kami harapkan
Untuk keluar dari keruhnya comberan
Menuai cahaya kuning gemerlapan
Dari sebuah pelajaran keterampilan
Melanjutkan perjalanan fana keduniawian
          Semoga engkau sabar dan tabah
          Bebaskan rasa sedih dan susah
          Juga segala keluh dan kesah
          Hingga datang pagi yang cerah
          Menyongsong bunga mekar merekah
          Esok sudah……

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi blog saya. Silakan tinggalkan pesan di sini.